Ketua Prodi Tasawuf UIN Jakarta Pimpin Konsorsium Nasional

Agenda & Event 04 Aug 2026 06:25 5 min read 50 views By admin

Share berita ini

Ketua Prodi Tasawuf UIN Jakarta Pimpin Konsorsium Nasional
"Sinergi Tasawuf dan Psikoterapi untuk Kesehatan Mental Modern"

Kategori: Kabar Akademik / Fakultas Ushuluddin / Prestasi

Tanggal Rilis: 27 Juli 2026

Amanah Baru Akademisi UIN Jakarta: Prof. Hasani Ahmad Said Dipercaya Jadi Wakil Ketua Umum Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia 

 

Dosen sekaligus Ketua Program Studi Ilmu Tasawuf Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, M.A., resmi mengemban amanah baru di tingkat nasional. Dalam Musyawarah Nasional (Munas) III Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia yang bertempat di Hotel Dafam Pekalongan pada 22–26 Juli 2026, beliau terpilih sebagai Wakil Ketua Umum jajaran kepengurusan periode mendatang. 

 

Perhelatan berskala nasional yang difasilitasi oleh UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan ini menghimpun para pakar, peneliti, dan praktisi dari bermacam perguruan tinggi se-Indonesia. Forum tersebut menjadi ajang penting untuk mengakselerasi pembaharuan studi tasawuf agar kian tanggap terhadap kompleksitas dinamika sosial kontemporer. 

 

Line-Up Kronologi Agenda Munas III

 

Penyelenggaraan Munas III Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia bergulir secara bertahap selama lima hari penuh: 

 - 22 Juli 2026 (Prosesi Pembukaan): Kedatangan seluruh utusan institusi dan registrasi peserta, dilanjutkan dengan seremonial pembukaan resmi oleh pimpinan UIN Gus Dur Pekalongan bersama jajaran pengurus pusat. 

 - 23–24 Juli 2026 (Evaluasi LPJ & Diskusi Komisi): Pemaparan laporan pertanggungjawaban periode sebelumnya, disusul pembagian sidang komisi yang membedah strategi penguatan lembaga, desain kurikulum, peningkatan mutu riset, serta kemitraan penerbitan jurnal ilmiah. 

 - 25 Juli 2026 (Sidang Pleno & Pemilihan Pengurus): Puncak prosesi musyawarah mufakat untuk menentukan jajaran pimpinan baru, yang menetapkan Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, M.A. sebagai Wakil Ketua Umum. 

 - 26 Juli 2026 (Penutupan & Hasil Rekomendasi): Penyusunan naskah kesepakatan akhir, perumusan rekomendasi strategis, dan penutupan rangkaian Munas secara resmi. 

 

Profil Unsur Peserta Munas III 

 

Munas III menjadi wadah berkumpulnya pemikir dan praktisi keilmuan Islam modern dari berbagai wilayah, antara lain meliputi: 

 - Jajaran Guru Besar (Profesor): Para pakar di bidang kajian Tasawuf, Psikologi Islam, dan Terapi Spiritual. 

 - Pimpinan Departemen/Prodi:Para Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Tasawuf serta Tasawuf dan Psikoterapi (TP) dari jaringan PTKI seluruh Indonesia.

 - Peneliti & Akademisi:Dosen dan tenaga ahli yang fokus mendalami integrasi kesehatan jiwa dan nilai keagamaan. 

 - Pengurus & Praktisi KOTATERAPI: Unsur fungsional Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia beserta praktisi lapangan.

 - Tuan Rumah:Civitas akademika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selaku penyelenggara lokasi. 

 

Hasil Keputusan Strategis Munas III

 

Munas III Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia menelurkan sejumlah poin kesepakatan mendasar untuk arah pergerakan organisasi ke depan: 

1. Restrukturisasi Kepemimpinan Organisasi: Menetapkan formasi kepengurusan baru, termasuk memandat pimpinan Prodi Ilmu Tasawuf UIN Jakarta, Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, M.A., sebagai Wakil Ketua Umum. 

2. Pengembangan Kurikulum & Riset Integratif: Menyusun skema pembaruan kurikulum berbasis pendekatan multidisiplin yang memadukan kedalaman tasawuf dan metodologi psikoterapi modern. 

3. Peningkatan Mutu Publikasi Ilmiah: Membangun kolaborasi riset antar-kampus guna mendongkrak kualitas serta jangkauan publikasi karya ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. 

4. Sinergi Antarlembaga: Merancang jaringan kemitraan strategis antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan instansi pemerintah dalam menangani persoalan mental spirituality masyarakat.

 

Poin Pernyataan Langsung Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, M.A.

 

Terpilihnya Prof. Hasani menjadi wujud apresiasi komunitas akademik nasional atas rekam jejak beliau yang aktif menulis, meneliti, serta menjadi pembicara dalam diskursus tasawuf, moderasi beragama, dan isu sosial-keagamaan. Usai penetapan formasi pengurus, Prof. Hasani menekankan esensi peran konsorsium ini: 

 

"Kehadiran Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi memiliki fungsi yang sangat krusial dalam menjembatani kolaborasi lintas perguruan tinggi. Target utamanya adalah melahirkan kajian ilmiah bereputasi yang tidak hanya unggul di ranah akademis, melainkan juga mampu menghadirkan solusi konkret atas masalah kemanusiaan—khususnya terkait kesehatan mental, pembentukan karakter, dan penyegaran spiritualitas publik." 

 

— Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, M.A. (Wakil Ketua Umum Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia / Ketua Prodi Ilmu Tasawuf UIN Jakarta)

 

Beliau menguraikan bahwa perubahan zaman yang cepat turut memicu tantangan psikologis baru di tengah masyarakat: 

"Dinamika kehidupan era modern memicu tingginya kompleksitas persoalan psikologis dan krisis makna hidup. Dalam situasi seperti ini, keilmuan tasawuf memegang peranan kunci sebagai fondasi etika dan moral. Nilai-nilai spiritual tersebut perlu kita integrasikan secara ilmiah dan bertanggung jawab bersama metode psikoterapi kontemporer."

 

Lebih lanjut, Prof. Hasani menyampaikan harapannya terhadap masa depan konsorsium dan institusi yang diwakilinya: 

"Sinergi antara kampus, lembaga riset, asosiasi profesi, dan pemerintah harus terus dirajut demi melahirkan program pendidikan dan pengabdian masyarakat berlandaskan paham keislaman yang moderat, inklusif, serta kontekstual. Sebagai pengelola Prodi Ilmu Tasawuf di UIN Jakarta, saya menaruh harapan besar agar kepengurusan periode ini mampu memperluas jejaring internasional, konsisten menggelar forum ilmiah berkelanjutan, serta memacu riset inovatif yang menempatkan tasawuf sebagai disiplin ilmu kontemporer yang relevan menjawab tantangan abad ke-21."

 

Nilai Strategis Bagi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

 

Keikutsertaan serta terpilihnya Prof. Hasani dalam jajaran pimpinan tertinggi Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia membawa kebanggaan tersendiri bagi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal ini membuktikan pengakuan publik atas kapasitas intelektual dosen UIN Jakarta dalam mengawal pengembangan keilmuan Islam di Indonesia. 

Pencapaian ini diharapkan makin mengukuhkan peran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai pusat keunggulan ( center of excellence ) dalam studi keislaman yang berwawasan global, moderat, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas. 

 

Penulis

Gus Isqowi adalah Maestro Muhasabah, Founder Rumah Dai, dan Penggagas Gerakan Pulang melalui Majlis Pulang. Mengembangkan Metode Pulang Berbasis Gravitasi Spiritual untuk mengajak manusia kembali kepada Allah.

Tangerang Hari Ini

Recent Articles

Popular Articles